Seoul, Korea Selatan – Dosen Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Made Wahyu Mahendra, berhasil meraih hibah bergengsi dan mempresentasikan penelitiannya dalam 33rd Korea TESOL International Conference 2026 di Sookmyung Women’s University, Seoul. Hibah ini diberikan kepada dua peneliti terpilih yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam pengembangan pendidikan bahasa Inggris. Dalam presentasinya, Made mengangkat topik peningkatan profesionalisme guru bahasa Inggris di daerah terpencil, dengan menyoroti tantangan akses pelatihan dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Dalam forum tersebut, Made Wahyu Mahendra mempresentasikan penelitian yang berfokus pada peningkatan profesionalisme guru bahasa Inggris di daerah terpencil. Penelitian ini mengungkap berbagai tantangan yang dihadapi guru, seperti keterbatasan akses pelatihan berkualitas dan minimnya dukungan teknologi, sekaligus menawarkan strategi inovatif berbasis pendekatan kontekstual dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Konferensi ini dikenal sebagai salah satu forum terbesar dan paling prestisius di kawasan Asia dalam bidang Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL). Kegiatan ini menghadirkan para pakar, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi inovasi, hasil riset terkini, serta praktik terbaik dalam pengajaran bahasa Inggris.
